PRAKTIKKUM II
Disusun Oleh : Rachma Maulidia (1113051000190)
KPI ID
Tema :
“Pengalaman saya berakhlak terhadap Allah SWT”
Judul : “Syukur
ku atas nikmat dan cobaan Mu”
Bismillahirrahmanirrahim,
Nikmat
dan cobaan dalam hidup silih berganti berdatangan dalam hidup ini. Kadang kita
berada di atas dan juga kadang kita berada dibawah. Kadang kita menangis dan
kadang kita bahagia atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita.
Sering kali kita lupa bersyukur jika kita sedang mendapat limpahan rezeki yang
berlebih dari Allah SWT. Namun, pada saat kita mendapat masalah atau cobaan,
tak henti-hentinya kita memohon ampun kepada-Nya.Termasuk saya sendiri.
Berbagai
problema hidup telah saya tempuh. Kadang menyakitkan dan juga kadang terasa
indah. Banyak juga pelajaran kehidupan yang telah saya terima. Contohnya adalah
saat saya mendapat cobaan hidup dari Allah SWT berupa cobaan materi atau
finansial. Ayah saya berhenti bekerja. Mau tidak mau ibunda pun turut menopang
finansial agar kami bisa terus bertahan hidup. Saya adalah anak kedua dari dua
bersaudara. Beruntung saya mempunyai kakak perempuan yang menurut saya tidak
neko-neko dan mengerti keadaan keluarga. Setelah kakak saya lulus dari SMA, dia
pun memutuskan untuk langsung bekerja dan menunda kuliah. Saat itu saya masih
SMA kelas 2. Ibunda saya bekerja dengan berjualan jajanan ringan di SD. Dan
ayah saya bekerja serabutan. Pada saat itu banyak kebutuhan hidup yang harus
dipenuhi. Namun, karena keadaan kami pun hidup dengan sederhana dan apa adanya.
Saat itu sempat saya berfikir mengapa Allah SWT tak adil dan mengapa keluarga
saya harus mengalami keadaan yang seperti ini. Saya pun sudah pasrah akan
kehidupan saya. Namun, saya melihat ada sinar semangat dari orang tua saya
terutama dari ibunda saya. Beliau tak henti-hentinya berkerja banting tulang
untuk kami. Sholat tahajjud dan sholat dhuha pun tak pernah beliau lewatkan. Pada sampai
saatnya saya sadar saya harus seperti ibunda saya, tak pernah berhenti meminta
kepada Allah SWT agar cobaan yang kita dapatkan cepat berlalu. Saya mulai dari
sholat dhuha terlebih dahulu. Saya mendapat kenikmatan tersendiri dari sholat
dhuha tersebut. Malam harinya saya langsung mengerjakan sholat tahajjud. Saya
menangis. Disitulah saya sadar betapa kecil dan hinanya saya dan betapa Allah
SWT sangat sayang kepada saya. Saya sadar cobaan yang saya terima adalah bukti
cinta Allah SWT kepada kita agar kita semakin dekat kapadaNya. Betapa Allah SWT
menegur kita dengan caraNya sendiri. Dan itu adalah nikmat sekaligus cobaan
terindah untuk saya.
Sampai
saat ini Alhamdulillah keadaan finansial sudah mulai membaik. Rezeki pun datang
dari arah mana saja. Sholat dhuha, tahajjud, dan amalan-amalan lain pun terus
saya jalani. Saya merasa bersyukur atas nikmat Allah SWT. Terima kasih Ya
Allah, semoga limpahan rezeki dan Rahmat selalu memayungi langkah hidupku dan
keluargaku. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar