Senin, 25 November 2013

AKHLAK TASAWUF


PRAKTIKKUM II
Disusun Oleh : Rachma Maulidia (1113051000190)
KPI ID 


Tema    : “Pengalaman saya berakhlak terhadap Allah SWT”
Judul    : “Syukur ku atas nikmat dan cobaan Mu”

Bismillahirrahmanirrahim,
Nikmat dan cobaan dalam hidup silih berganti berdatangan dalam hidup ini. Kadang kita berada di atas dan juga kadang kita berada dibawah. Kadang kita menangis dan kadang kita bahagia atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita. Sering kali kita lupa bersyukur jika kita sedang mendapat limpahan rezeki yang berlebih dari Allah SWT. Namun, pada saat kita mendapat masalah atau cobaan, tak henti-hentinya kita memohon ampun kepada-Nya.Termasuk saya sendiri.
Berbagai problema hidup telah saya tempuh. Kadang menyakitkan dan juga kadang terasa indah. Banyak juga pelajaran kehidupan yang telah saya terima. Contohnya adalah saat saya mendapat cobaan hidup dari Allah SWT berupa cobaan materi atau finansial. Ayah saya berhenti bekerja. Mau tidak mau ibunda pun turut menopang finansial agar kami bisa terus bertahan hidup. Saya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Beruntung saya mempunyai kakak perempuan yang menurut saya tidak neko-neko dan mengerti keadaan keluarga. Setelah kakak saya lulus dari SMA, dia pun memutuskan untuk langsung bekerja dan menunda kuliah. Saat itu saya masih SMA kelas 2. Ibunda saya bekerja dengan berjualan jajanan ringan di SD. Dan ayah saya bekerja serabutan. Pada saat itu banyak kebutuhan hidup yang harus dipenuhi. Namun, karena keadaan kami pun hidup dengan sederhana dan apa adanya. Saat itu sempat saya berfikir mengapa Allah SWT tak adil dan mengapa keluarga saya harus mengalami keadaan yang seperti ini. Saya pun sudah pasrah akan kehidupan saya. Namun, saya melihat ada sinar semangat dari orang tua saya terutama dari ibunda saya. Beliau tak henti-hentinya berkerja banting tulang untuk kami. Sholat tahajjud dan sholat dhuha pun  tak pernah beliau lewatkan. Pada sampai saatnya saya sadar saya harus seperti ibunda saya, tak pernah berhenti meminta kepada Allah SWT agar cobaan yang kita dapatkan cepat berlalu. Saya mulai dari sholat dhuha terlebih dahulu. Saya mendapat kenikmatan tersendiri dari sholat dhuha tersebut. Malam harinya saya langsung mengerjakan sholat tahajjud. Saya menangis. Disitulah saya sadar betapa kecil dan hinanya saya dan betapa Allah SWT sangat sayang kepada saya. Saya sadar cobaan yang saya terima adalah bukti cinta Allah SWT kepada kita agar kita semakin dekat kapadaNya. Betapa Allah SWT menegur kita dengan caraNya sendiri. Dan itu adalah nikmat sekaligus cobaan terindah untuk saya.
Sampai saat ini Alhamdulillah keadaan finansial sudah mulai membaik. Rezeki pun datang dari arah mana saja. Sholat dhuha, tahajjud, dan amalan-amalan lain pun terus saya jalani. Saya merasa bersyukur atas nikmat Allah SWT. Terima kasih Ya Allah, semoga limpahan rezeki dan Rahmat selalu memayungi langkah hidupku dan keluargaku. Aamiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar